
Review POCO X6 Pro di 2026, Masih Worth It Dibeli?
, by Marketing Maujual, 10 min reading time

, by Marketing Maujual, 10 min reading time
POCO dikenal sebagai salah satu brand smartphone yang menawarkan spesifikasi tinggi dengan harga yang kompetitif. Seri POCO X bahkan selalu menjadi favorit bagi pengguna yang menginginkan performa layaknya flagship tanpa harus mengeluarkan budget belasan juta rupiah. Salah satu model yang paling sukses adalah POCO X6 Pro. Smartphone ini hadir dengan chipset kelas atas, layar AMOLED berkualitas tinggi, hingga teknologi penyimpanan yang sangat cepat, sehingga langsung menjadi primadona sejak pertama kali dirilis.
Memasuki tahun 2026, POCO X6 Pro masih menjadi salah satu smartphone second yang paling banyak dicari. Alasannya sederhana, performanya masih sangat kencang untuk berbagai kebutuhan, mulai dari multitasking, editing video, hingga bermain game berat. Harga second-nya pun kini semakin menarik. Di shop.maujual.com, POCO X6 Pro second sudah tersedia mulai dari Rp3 jutaan, membuatnya menjadi salah satu pilihan terbaik bagi kamu yang menginginkan HP dengan performa tinggi tanpa harus membeli smartphone baru. Jadi, apakah POCO X6 Pro masih worth it dibeli di tahun 2026? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.
![]()
Sebelum membahas kelebihan dan kekurangannya, mari kita lihat terlebih dahulu spesifikasi yang ditawarkan POCO X6 Pro.
Spesifikasi POCO X6 Pro:
Layar 6,67 inci CrystalRes AMOLED
Resolusi 1.5K (2712 × 1220 piksel)
Refresh rate 120Hz
Dolby Vision & HDR10+
Tingkat kecerahan hingga 1.800 nits
Chipset MediaTek Dimensity 8300 Ultra
GPU Mali-G615 MC6
RAM 8GB / 12GB LPDDR5X
Memori internal 256GB / 512GB UFS 4.0
Kamera belakang:
64MP OIS
8MP Ultrawide
2MP Macro
Kamera depan 16MP
Baterai 5.000mAh
Fast Charging 67W
Stereo Speaker Dolby Atmos
NFC
Fingerprint di dalam layar
HyperOS berbasis Android
Melihat spesifikasi di atas, tidak berlebihan jika POCO X6 Pro masih menjadi salah satu smartphone paling menarik di kelas harga Rp3 jutaan. Bahkan beberapa spesifikasi yang dimilikinya masih setara dengan smartphone baru yang dijual jauh lebih mahal.
Alasan utama banyak orang membeli POCO X6 Pro adalah performanya. Smartphone ini ditenagai chipset MediaTek Dimensity 8300 Ultra, yang hingga tahun 2026 masih termasuk salah satu chipset paling bertenaga di kelas menengah premium.
Chipset ini mampu menjalankan berbagai aplikasi berat dengan sangat lancar. Aktivitas seperti membuka banyak aplikasi sekaligus, mengedit video, membuat konten media sosial, hingga menjalankan aplikasi produktivitas tidak menjadi masalah.
Bagi gamer, POCO X6 Pro juga masih menjadi pilihan yang sangat menarik. Game populer seperti Mobile Legends, PUBG Mobile, Honor of Kings, Call of Duty Mobile, hingga Genshin Impact masih bisa dimainkan dengan pengaturan grafis tinggi dan frame rate yang stabil. Hal ini membuat pengalaman bermain game tetap nyaman meskipun smartphone ini sudah berusia beberapa tahun.
Dipadukan dengan RAM LPDDR5X dan penyimpanan UFS 4.0, performa keseluruhannya terasa sangat responsif. Membuka aplikasi berlangsung lebih cepat, proses loading game lebih singkat, dan perpindahan antar aplikasi juga terasa mulus.
Selain performa, sektor layar juga menjadi salah satu keunggulan utama POCO X6 Pro.
Smartphone ini menggunakan panel CrystalRes AMOLED berukuran 6,67 inci dengan resolusi 1.5K. Resolusi tersebut membuat tampilan gambar terlihat lebih tajam dibanding layar Full HD biasa. Detail foto, video, hingga teks terlihat lebih jelas sehingga nyaman digunakan untuk berbagai aktivitas.
Refresh rate 120Hz membuat scrolling media sosial terasa mulus, begitu juga ketika bermain game atau berpindah antar aplikasi. Ditambah lagi, layar ini sudah mendukung Dolby Vision dan HDR10+ sehingga pengalaman menonton film di Netflix atau YouTube menjadi lebih memuaskan.
Kecerahan layar yang tinggi juga membuat POCO X6 Pro tetap nyaman digunakan di luar ruangan saat siang hari.
Tidak banyak smartphone di kelas harga Rp3 jutaan yang menggunakan teknologi penyimpanan UFS 4.0. Padahal, komponen ini memiliki pengaruh besar terhadap kecepatan sebuah smartphone.
Dengan UFS 4.0, proses instalasi aplikasi menjadi lebih cepat, membuka game hanya membutuhkan waktu singkat, dan proses memindahkan file berukuran besar berlangsung jauh lebih efisien.
Keunggulan ini membuat POCO X6 Pro terasa lebih responsif dibanding banyak smartphone lain yang masih menggunakan UFS 2.2 atau bahkan UFS 3.1.
Baterai berkapasitas 5.000mAh membuat POCO X6 Pro mampu bertahan seharian untuk penggunaan normal.
Yang lebih menarik adalah dukungan teknologi pengisian cepat 67W. Saat baterai habis, kamu tidak perlu menunggu terlalu lama untuk kembali menggunakan smartphone. Fitur ini sangat membantu bagi pengguna dengan mobilitas tinggi yang sering bepergian atau bekerja di luar rumah.
Kombinasi baterai besar dan fast charging menjadi salah satu alasan mengapa POCO X6 Pro masih sangat nyaman digunakan hingga tahun 2026.
Meski kini harganya sudah turun menjadi Rp3 jutaan, POCO X6 Pro masih menawarkan berbagai fitur premium yang biasanya hanya ditemukan pada smartphone flagship.
Beberapa fitur unggulannya antara lain:
NFC untuk transaksi digital dan cek saldo e-money.
Stereo Speaker Dolby Atmos dengan suara yang lantang dan jernih.
Fingerprint under display yang cepat dan akurat.
IR Blaster untuk mengontrol perangkat elektronik.
WiFi 6 dan Bluetooth 5.4 untuk konektivitas yang lebih stabil.
Kelengkapan fitur ini membuat pengalaman penggunaan sehari-hari terasa lebih praktis dan modern.
Di tahun 2026, sangat sulit menemukan smartphone dengan chipset sekelas Dimensity 8300 Ultra, layar AMOLED 1.5K, memori UFS 4.0, dan fast charging 67W di kisaran harga Rp3 jutaan.
Inilah alasan mengapa POCO X6 Pro masih menjadi salah satu rekomendasi terbaik bagi pengguna yang mengutamakan performa. Dibanding membeli smartphone baru dengan spesifikasi yang lebih rendah, memilih POCO X6 Pro second bisa menjadi keputusan yang jauh lebih menguntungkan.
Walaupun menawarkan spesifikasi yang sangat menarik di kelas harganya, POCO X6 Pro tetap memiliki beberapa kekurangan yang perlu diketahui sebelum memutuskan untuk membelinya. Mengetahui kekurangan ini akan membantumu menentukan apakah smartphone ini benar-benar sesuai dengan kebutuhan.
POCO X6 Pro memang dibekali kamera utama 64MP yang sudah didukung Optical Image Stabilization (OIS), sehingga hasil fotonya cukup tajam dan stabil. Untuk kebutuhan media sosial, dokumentasi sehari-hari, hingga merekam video, kualitas kameranya sudah lebih dari cukup.
Namun jika dibandingkan dengan smartphone lain yang memang berfokus pada sektor fotografi, hasil kamera POCO X6 Pro masih belum menjadi yang terbaik. Kamera ultrawide 8MP menghasilkan foto yang cukup baik saat kondisi cahaya terang, tetapi detailnya akan sedikit menurun ketika digunakan pada malam hari. Begitu juga dengan kamera macro 2MP yang lebih berfungsi sebagai pelengkap.
Jika prioritas utama kamu adalah fotografi atau videografi profesional, mungkin ada pilihan lain yang menawarkan kualitas kamera lebih unggul. Namun jika fokusmu adalah performa, kamera POCO X6 Pro tetap sangat layak digunakan.
Dimensity 8300 Ultra merupakan chipset yang sangat bertenaga. Konsekuensinya, ketika digunakan bermain game berat seperti Genshin Impact atau Wuthering Waves dalam waktu lama, suhu perangkat akan meningkat.
Meski sistem pendingin yang dimiliki POCO X6 Pro cukup baik untuk menjaga performa tetap stabil, bodi smartphone tetap akan terasa hangat setelah digunakan bermain game selama beberapa puluh menit.
Hal ini masih tergolong wajar untuk smartphone dengan performa tinggi dan bukan masalah yang mengganggu penggunaan sehari-hari.
POCO X6 Pro menggunakan sistem operasi HyperOS yang menawarkan banyak peningkatan dibanding MIUI sebelumnya.
Sayangnya, masih terdapat beberapa aplikasi bawaan yang mungkin tidak digunakan oleh semua pengguna. Untungnya, sebagian besar aplikasi tersebut dapat dihapus atau dinonaktifkan sehingga tidak terlalu memengaruhi pengalaman penggunaan.
Jika dibandingkan dengan Android murni seperti Motorola atau Google Pixel, tampilan HyperOS memang terasa sedikit lebih ramai. Namun bagi pengguna Xiaomi, antarmuka ini tentu sudah sangat familiar.
POCO X6 Pro tidak menyediakan slot microSD untuk menambah kapasitas penyimpanan.
Namun kekurangan ini sebenarnya tidak terlalu menjadi masalah karena varian yang tersedia sudah memiliki memori internal hingga 256GB bahkan 512GB dengan teknologi UFS 4.0 yang sangat cepat.
Selama kamu memilih kapasitas penyimpanan sesuai kebutuhan, absennya slot microSD tidak akan terlalu terasa.
Membeli smartphone second memang bisa menghemat banyak biaya, tetapi kamu juga harus lebih teliti agar mendapatkan unit yang masih berkualitas.
Berikut beberapa tips yang perlu diperhatikan sebelum membeli POCO X6 Pro second.
Karena menggunakan panel AMOLED, pastikan layar tidak mengalami burn-in, green line, dead pixel, maupun retak. Layar merupakan salah satu komponen paling mahal sehingga wajib diperiksa secara menyeluruh.
Cobalah membuka tampilan berwarna putih, hitam, merah, hijau, dan biru untuk memastikan panel masih dalam kondisi baik.
Pastikan kamera utama, ultrawide, dan kamera depan berfungsi normal.
Lakukan uji foto dan video untuk memastikan autofocus berjalan baik, hasil foto tetap tajam, serta fitur OIS masih bekerja dengan semestinya.
POCO X6 Pro mendukung pengisian cepat 67W.
Sebelum membeli, pastikan proses charging berjalan normal agar kamu tetap bisa menikmati salah satu fitur unggulan smartphone ini.
Jangan lupa mengecek seluruh fitur seperti:
NFC
Fingerprint di dalam layar
Speaker stereo
Mikrofon
WiFi
Bluetooth
GPS
Port USB-C
Tombol volume dan power
Pastikan semua fitur masih berfungsi dengan baik sehingga tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan setelah membeli.
Cara paling aman membeli POCO X6 Pro second adalah melalui shop.maujual.com.
Seluruh unit yang dijual telah melalui proses quality control dan pengecekan menyeluruh oleh teknisi profesional sehingga kualitasnya lebih terjamin. Selain itu, semua produk merupakan unit resmi Indonesia dan mendapatkan garansi hingga 1 tahun, sehingga kamu tidak perlu khawatir saat membeli smartphone second.
Di shop.maujual.com, POCO X6 Pro second sudah tersedia mulai dari Rp3 jutaan. Jika belum ingin membayar secara tunai, kamu juga bisa memanfaatkan berbagai metode pembayaran cicilan seperti Kredivo, Akulaku, Shopee PayLater, maupun Kartu Kredit.
Bahkan, POCO X6 Pro second bisa kamu miliki dengan cicilan mulai dari Rp287.500 × 12 bulan (*nilai simulasi cicilan). Dengan pilihan pembayaran yang fleksibel, memiliki smartphone dengan performa flagship kini menjadi jauh lebih mudah.
Di tahun 2026, POCO X6 Pro masih menjadi salah satu smartphone second paling worth it di kelas harga Rp3 jutaan. Performa Dimensity 8300 Ultra yang masih sangat bertenaga, layar CrystalRes AMOLED 1.5K 120Hz yang tajam, penyimpanan UFS 4.0 super cepat, baterai 5.000mAh, serta fast charging 67W membuat smartphone ini tetap mampu bersaing dengan banyak HP baru yang harganya lebih mahal.
Memang ada beberapa kekurangan seperti kualitas kamera yang bukan menjadi fokus utama, tidak adanya slot microSD, serta bodi yang bisa terasa hangat saat digunakan bermain game berat dalam waktu lama. Namun jika melihat keseluruhan spesifikasi yang ditawarkan, kekurangan tersebut masih sangat bisa dimaklumi.
Bagi kamu yang mencari smartphone dengan performa tinggi untuk gaming, multitasking, editing konten, maupun penggunaan harian, POCO X6 Pro masih menjadi pilihan yang sangat layak dipertimbangkan di tahun 2026.
Agar mendapatkan unit yang aman dan berkualitas, pastikan membeli melalui shop.maujual.com. Selain telah melalui proses pengecekan menyeluruh, seluruh unit merupakan produk resmi Indonesia, mendapatkan garansi hingga 1 tahun, dan tersedia berbagai pilihan pembayaran termasuk cicilan mulai Rp287.500 × 12 bulan (*nilai simulasi cicilan). Dengan begitu, kamu bisa memiliki POCO X6 Pro second impian dengan lebih mudah, aman, dan nyaman.